Dayarekat adhesive yang kuat yang membuat lantai bisa lebih awet dan tidak mudah rusak. Sifat adhesive yang tidak mudah rusak ikatannya saat terkena panas, kelembaban, hingga paparan air. Kecepatan kering Eva Phaethon yang ideal. Hal ini akan membuat langkah-langkah cara mengelem HPL pada lantai yang Anda lakukan lebih cepat. Parketatau lantai dari kayu memang menjadi tren akhir-akhir ini. Sebab, penggunaan lantai kayu dapat membuat rumah menjadi sangat elegan. Selain itu, lantai kayu memiliki daya tahan yang lebih baik dan desain sederhana. Meski demikian, dalam perawatannya, cara membersihkan lantai kayu tidaklah sembarangan. Caramemasang parket kayu. Tahap paling awal adalah menyiapkan alat dan bahan yang diperlukan untuk memasang parket kayu. Alat yang biasa digunakan antara lain palu karet (rubber mallet), meteran ukur, bor listrik, jig saw, palu besi, masker pelindung debu, pull bar, guillotine, obeng, dancutter. Caramerawat lantai kayu parket agar awet dan tahan lama - Menggunakan lantai kayu sebagai bahan penutup lantai ruangan memang memberikan kesan mewah dan natural klasik sehingga menambah kesan indah dan mempesona ruangan anda. hal ini di karenakan kami membuat lantai kayu sendiri, pabrik kami selalu produksi lantai kayu guna memenuhi Aplikasiwarna pada lantai parket lebih mudah memudar dibanding lantai vinyl. Apalagi jika sering terkena sinar matahari, yang membuat parket lebih sering direkomendasikan untuk pemakaian di area indoor saja. Kelebihan Lantai Parket. 1. Tingkatkan nilai jual bangunan. Lantai parket dikenal dengan salah satu lantai yang harganya paling mahal. Caracara ini tentunya sangat mudah dilakukan, dan baru terlihat hasilnya, apabila dilakukan secara rutin. Untuk tahu apa saja cara membersihkan lantai kayu yang dimaksud tersebut, yuk langsung simak bersama ulasan berikut ini! 1. Sapu lantai secara teratur. Cara membersihkan lantai kayu yang pertama, yaitu dengan menyapu lantai secara teratur. Untukharga lantai kayu sungkai sendiri terbilang murah jika dibandingkan dengan lantai kayu Jati dengan ukuran yang saman, yaitu : Ukuran : 1,5 x 9 x 30-90 cm /pcs. harga : Rp. 340.000 /m2. tidak termasuk biaya pasang dan harga di update tanggal 24 Januari 2018. Beranda/ jasa pasang parket / pemasangan parket. 2 lantai memiliki alur dan alur khusus yang dikunci rapat rapat saat bergabung. Berikut ini tutorial cara pasang lantai kayu parket laminate flooring, bisa dilakukan sendiri tanpa bantuan tukang : Cara pemasangan lantai kayu parket bisa dilakukan sendiri dan ada juga yang memerlukan bantuan ahli Ketikaini terjadi, Anda perlu mempoles dan menyegelnya. Anda dapat menyewa profesional untuk melakukan ini tetapi itu akan menghabiskan banyak uang. Jika Anda memiliki waktu luang, Anda dapat menyegel lantai parket sendiri dan artikel di bawah ini akan menunjukkan caranya. Langkah 1 - Siapkan Lantai Parket. Sebelum menyegel lantai parket Anda Sementaraitu, cara membersihkan dan merawat lantai kayu parket yang benar adalah: Lantai kayu parket hanya perlu dibersihkan dengan sapu dengan bulu lembut atau penyedot debu ( vacuum cleaner) karena air dari kain pel bisa masuk ke dalam lapisan plywood, maka membuat kayu jadi cepat lapuk. LMkPs4. Kenali kelebihan dan kekurangan parket kayu agar tidak salah pilih! Buat kamu yang menyukai desain interior rumah, nih, mungkin sudah nggak asing terhadap parket atau lantai parket. Namun, buat kamu yang nggak tahu, secara awam lantai ini biasa disebut sebagai lantai kayu. Nah, lantai parket sendiri sebenarnya bukan elemen interior yang baru di dunia desain interior dan properti. Bagi sebagian orang yang mengusung desain minimalis di rumahnya, jenis lantai parket ini sering kali dijadikan pilihan. Alasannya, nih, lantai parket yang terbuat dari kayu memang dapat memberikan tampilan dan sentuhan yang lebih natural di dalam interior rumah. Kelebihan dan Kekurangan Parket Kayu pada Lantai Rumah di JakartaKelebihan memakai lantai parket kayu1. Pemasangan2. Tampilan estetik dan natural3. Perawatan4. Daya tahan5. Bahannya nonalergen6. Harga bersaingKekurangan memakai lantai parket kayu7. Persiapan pemasangan8. Berisik9. Lantai parket licin10. Kerusakan Kelebihan dan Kekurangan Parket Kayu pada Lantai Rumah di Jakarta Source Hargadepobangunan Sebelum kamu memutuskan menggunakan lantai seperti apa, nih, sebaiknya ketahui dulu kelebihan dan kekurangan parket kayu. Penasaran apakah lantai kayu cocok buat kamu? Yuk, intip plus dan minus dari parket kayu berikut ini! Kelebihan memakai lantai parket kayu Source Homify Parket sendiri merupakan kumpulan kepingan kayu yang sudah dipres menjadi potongan papan yang bisa dipasang dan disusun sebagai lantai. Nah, parket juga memiliki berbagai macam jenis berdasarkan bahan pembuatannya. Di antaranya parket kayu solid yang terdiri atas 100% kayu asli dan parket olahan yang terbuat dari kayu laminasi. Jenis lantai parket sendiri memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Misalnya, nih, parket solid yang punya harga dan biaya pemasangan lebih mahal ketimbang parket olahan, namun daya tahannya tentu saja jauh lebih baik. Kira-kira selain itu apa saja, sih, kelebihan menggunakan lantai parket? Berikut yang harus kamu ketahui! 1. Pemasangan Source Giriparket Seperti yang sebelumnya sudah dijelaskan, ya, lantai parket kayu khususnya yang terbuat dari kayu memiliki harga dan biaya pemasangan cukup mahal. Selain karena materialnya, nih, alasan lain adalah pemasangan parket kayu solid umumnya lebih kompleks dan membutuhkan tenaga profesional khusus. Namun, lain halnya dengan parket olahan, di mana kamu bisa mendapatkan harga jauh lebih murah karena material yang digunakannya. Pemasangannya pun jauh lebih mudah karena cukup dipasang dengan sistem klik atau dilem. Jadi, kelebihan dan kekurangan parket kayu dalam segi pemasangan, bisa kamu lihat dari material bahan pembuatnya. Jika dibandingkan lantai biasa, maka parket kayu olahan bahkan jauh lebih mudah untuk dipasang, lho! 2. Tampilan estetik dan natural Source Bossharga Lantai parket memiliki tampilan yang nggak kalah estetik dari jenis lantai lain, misalnya seperti lantai marmer dengan corak marbling-nya. Lantai parket memiliki tampilan dan kesan natural karena bahan utamanya berupa kayu. Bentuknya yang merupakan potongan dan kepingan juga memberikan estetika tersendiri dari segi geometris dan dekoratifnya. Lantai parket juga bisa dipercantik menggunakan cat atau diberi finishing dengan berbagai macam gaya. Oleh karena itu, lantai parket cocok untuk berbagai macam jenis dekorasi, mulai dari minimalis hingga elegan dengan nuansa yang tetap hangat. 3. Perawatan Lantai parket sangat cocok buat kamu yang nggak suka ribet, terutama dalam urusan perawatan dan bersih-bersih rumah. Maklum, deh, lantai parket sendiri sudah terlihat rapi dan bersih, meski minim perawatan. Lantai parket juga nggak memiliki cara perawatan khusus, kok, apalagi untuk lantai parket jenis olahan. Kamu cuma butuh membersihkannya dengan cara menyapu dan mengepel seperti pada lantai biasa. Namun, untuk parket solid pengepelan harus dilakukan menggunakan kain pel yang setengah basah dan sesekali kamu harus memolesnya dengan cairan pengilap supaya lantai parket solid terlihat berkilau dan indah. 4. Daya tahan Source Makassarparket Parket kayu, tuh, baik yang solid maupun olahan, memiliki daya tahan cukup tinggi dan kuat saat digunakan sebagai lantai rumahmu. Jadi soal durabilitas kamu nggak usah khawatir, deh. Lantai parket sangat jarang menunjukkan tanda-tanda penuaan atau kerusakan meski berhadapan dengan berbagai aktivitas yang terjadi di rumah. Daya tahannya pun jauh lebih baik ketimbang jenis lantai biasa, bahkan untuk jenis parket solid saja bisa mencapai hingga 50 tahun, lho! BACA JUGA 10 Cara Membuat Ruangan All-White Terlihat Lebih Seksi Selamat Tinggal Ruangan Putih Membosankan! 5. Bahannya nonalergen Source Lincolncityescape Sebagian dari kita, mungkin memiliki alergi terhadap bahan kimia yang terkandung dalam material beberapa dekorasi rumah, terutama dari bahan lantai. Nah, buat kamu yang memiliki alergi seperti itu, lantai parket bisa jadi solusinya. Yap, materialnya yang menggunakan kayu membuat jenis lantai ini tergolong nonalergen. Bahkan jika kamu punya alergi lain, misalnya terhadap serbuk bunga, debu, maupun bulu hewan peliharaan, lantai parket ini dapat melindungi kamu! Pasalnya parket kayu memiliki kemampuan untuk menyerap berbagai macam alergen tersebut, lho! 6. Harga bersaing Source14karathome Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, ya, harga lantai parket kayu sendiri bervariasi tergantung pada material pembuatannya. Saat ini harga parket olahan sendiri, tuh, banyak yang lebih murah dibandingkan dengan jenis lantai biasa. Namun, berkat teknologi pengolahan kayu yang semakin canggih, kini kamu bisa mendapatkan parket olahan dengan tekstur dan finishing yang mirip parket solid. Nah, jika kamu memiliki bujet lebih, nih, tidak ada salahnya memilih lantai parket jenis solid. Meski bahan dan pemasangannya lebih mahal, tetapi nilai investasinya bakal jauh lebih menguntungkan! Kekurangan memakai lantai parket kayu Source Shopee Karena iklim Indonesia yang cukup panas, nih, ternyata ada hal yang harus kamu pertimbangkan terlebih dahulu sebelum memasang lantai parket. Hal ini jadi kekurangan yang dimiliki jenis lantai parket baik yang solid maupun olahan, lho. Kira-kira apa saja, sih, kekurangan jenis lantai ini? Yuk, simak! 7. Persiapan pemasangan Source Lantaikayu Untuk pemasangan lantai parket, terutama jenis parket olahan, sebenarnya sangat mudah, kok. Namun, persiapan sebelum pemasangannya yang justru dirasa sulit. Pertama kamu harus memastikan permukaan dasar lantai yang solid dan benar-benar rata supaya lantai parket mudah dipasang dan tersusun sempurna. Jika permukaan dasar lantai tidak rata, nih, biasanya kamu harus menyemen ulang atau memasang keramik murah untuk memberikan permukaan dasar lantai yang rata. Karena itulah yang membuat proses pemasangan lantai parket biasanya cukup lama dan membutuhkan sejumlah anggaran tambahan yang tidak terduga. 8. Berisik Source Ngerumahin Banyak yang bilang, tuh, rumah dengan lantai kayu biasanya sangat berisik. Hal itu karena lantai kayu dapat menimbulkan suara langkah kaki saat ditapaki. Bagi sebagian orang, sih, hal ini dianggap sangat mengganggu dan mengurangi kenyamanan di rumah. Meski begitu, ya, kamu masih bisa diakali menggunakan lantai parket terutama parket solid yang pemasangannya ditempel mati pada permukaan lantai sehingga tidak menimbulkan suara sama sekali. 9. Lantai parket licin Source Youtube Pada umumnya lantai parket akan sangat licin dan membuat orang mudah tergelincir ketika ditapaki saat basah atau terciprat air. Meski begitu, ada beberapa variasi parket yang sebenarnya memiliki tekstur yang lebih kasar dan kedap air. Namun, Rukita tetap tidak menyarankan kamu menggunakan lantai ini, terutama jika ada orang tua atau manula sebagai penghuni rumah karena berbahaya! Selain itu jenis lantai parket juga tidak cocok digunakan untuk kamar mandi dan dapur karena sangat rentan basah. 10. Kerusakan Source Jawacorpo Memang parket kayu sendiri tergolong kuat, namun bukan berarti jenis lantai ini tidak dapat terhindar dari yang namanya kerusakan. Berbagai jenis kerusakan yang paling umum terjadi pada lantai parket, baik yang solid maupun olahan adalah tergores, lapuk akibat terkena air atau panas, atau pudarnya warna karena sinar matahari. Nah, kalau sudah rusak, meski cuma pada area tertentu, proses penggantiannya bakal sangat sulit. Pasalnya bukan hanya sekadar mengganti satu bagian lantai parket yang rusak, tetapi kamu harus melakukan pembongkaran lantai parket secara keseluruhan dengan biaya yang nggak murah. Itulah berbagai kelebihan dan kekurangan lantai parket kayu yang harus kamu ketahui. Nah, dengan mengetahui hal ini terlebih dahulu, kamu bisa mempertimbangkan lagi secara matang untuk memasang jenis lantai ini atau tidak. Setelah tahu plus dan minusnya masing-masing, kira-kira kamu masih tertarik mengaplikasikannya di rumah nggak? Tinggalkan pendapatmu di kolom komentar, yuk! CategoriesTak Berkategori RumahCom – Penggunaan parquet lantai sebagai instalasi interior bangunan belakangan ini kembali menjadi tren. Banyak pemilik rumah atau apartemen kini memilih parket lantai untuk menghias bagian dalam ruangan atau taman mereka. Bukan tanpa alasan, selain pemasangan yang relatif mudah, motif kayu pada parket lantai dapat memberikan point of interest tersendiri ketika dipasang di dalam ruangan. Sebelum lebih jauh, yuk kita berkenalan dulu dengan parket lantai. Parket lantai adalah jenis lantai kayu yang dibuat dari potongan kayu solid yang disusun sedemikian rupa sehingga membentuk pola tertentu. Ada dua bentuk parket lantai. Pertama, parket lantai tradisional yang berbentuk seperti potongan kayu persegi panjang dan dipasang satu persatu. Kedua, berbentuk persegi yang terbuat dari susunan potongan kayu sehingga membentuk motif tertentu. Parket lantai sendiri dijual dengan harga yang beragam tergantung bahan utamanya. Umumnya, harga yang dipatok berkisar Rp150-450 ribu per meter persegi. Nah, sekarang Anda telah mengenal apa itu parket lantai. Tertarik untuk mengaplikasikannya di rumah? Jangan buru-buru. Melalui artikel ini, kami akan memberikan berbagai informasi penting seputar parket lantai berikut ini Jenis Parquet Lantai1. Parquet Solid2. Parquet Multiplex3. Parquet Reclaimed4. Parquet Laminate Keunggulan Parquet Lantai1. Mudah Dibersihkan2. Memberi Kesan Hangat dan Mewah3. Kokoh dan Tahan Lama4. Harga Terjangkau5. Bebas Alergi Kelemahan Parquet Lantai1. Butuh Pemeliharaan Rutin2. Risiko Lembap3. Mudah Tergores Benda Tajam Cara Tepat Merawat Parquet Lantai Jenis Parquet Lantai Meskipun sekilas nampak sama, parket lantai juga memiliki beberapa jenis dengan keunggulannya masing-masing. Apa saja? Simak ulasannya berikut ini 1. Parquet Solid Jenis parket solid merupakan merupakan tipe yang menggunakan kayu asli. Biasanya kayu diambil dari jenis pohon jati, walnut, atau mahogani yang terkenal dengan keawetannya. Pemilihan parket lantai jenis ini sangat cocok bagi Anda yang ingin menghadirkan kesan natural pada bangunan. 2. Parquet Multiplex Kebalikan dari parket solid, jenis parket lantai satu ini tidak sepenuhnya menggunakan kayu asli. Pada parket multiplex biasanya terdiri dari dua lapisan yakni serbuk kayu dan kayu asli. Meskipun tidak terbuat dari 100% kayu asli, parket multiplex justru memiliki ketahanan lebih tinggi terhadap cuaca dan suhu dibandingkan parket solid. Hal ini karena parket multiplex diberikan lapisan pelindung dari sinar UV dan kelembaban. Tidak hanya itu, harga yang ditawarkan parket multiplex juga lebih rendah sehingga cocok untuk Anda yang ingin menekan budget. 3. Parquet Reclaimed Bagi Anda pecinta lingkungan, parket reclaimed bisa jadi pilihan tepat. Jenis parket yang satu ini dibuat dari daur ulang material kayu bekas. Karena itu, harga yang ditawarkan pun cenderung lebih murah dibanding jenis lainnya. Parket reclaimed cocok dipakai untuk instalasi di kantor atau restoran karena memiliki warna, pola, dan corak tersendiri yang unik. 4. Parquet Laminate Terakhir adalah jenis parket laminate yang merupakan pengembangan dari parket solid. Terbuat dari serbuk kayu yang dicampur dengan resin, parket ini terdiri dari 4 lapisan sehingga cukup tebal. Kelebihannya, parket laminate memiliki corak yang terlihat lebih mewah namun harganya terjangkau. Tips parket lantai tidak mudah bergeser, saat pemasangan pastikan kunciannya terpasang dengan kuat. Keunggulan Parquet Lantai Setelah mengetahui jenis parket lantai, yuk kita simak kelebihannya sebelum Anda memasang parket di rumah 1. Mudah Dibersihkan Lantai keramik yang mudah kotor dan berkerak seiring waktu tentu membuat penampilannya kurang sedap dipandang. Nah, dengan memakai parket lantai Anda tidak perlu lagi pusing karena parket mudah dibersihkan. Parket lantai tidak mudah menyerap bau dan kotoran ketika ada sesuatu yang tumpah. 2. Memberi Kesan Hangat dan Mewah Kelebihan parket lantai yang paling banyak disukai orang adalah mampu memberikan kesan mewah dan hangat pada ruangan. Warna pada parket lantai yang cenderung netral membuatnya indah dilihat dan mudah dipadu padankan dengan berbagai perabotan. Untuk memberi sentuhan elegan, kombinasikan parket lantai dengan cat tembok/wallpaper berwarna krem dengan sedikit aksen emas. 3. Kokoh dan Tahan Lama Untuk penggunaan sehari-hari, parket lantai bisa terbilang memiliki daya tahan yang cukup baik karena terbuat dari kayu keras. Meskipun mungkin akan menunjukkan sedikit perubahan, parket lantai kayu bisa bertahan hingga 50 tahun. Hal ini tentu menguntungkan karena dapat menghemat biaya reparasi. 4. Harga Terjangkau Sebanding dengan kelebihannya yang memberi kesan mewah pada ruangan, harga dari parket lantai juga cukup terjangkau. Saat ini Anda dapat dengan mudah membeli parket lantai di toko offline maupun online. Beberapa toko bahkan menggratiskan biaya pemasangan parket jika Anda membeli dalam jumlah cukup banyak. 5. Bebas Alergi Anak-anak terutama bayi dan balita umumnya memiliki antibodi masih sangat rentan dan mudah terserang alergi. Karena itu, pemasangan parket lantai kayu di kamar mereka bisa jadi pilihan bunda. Karakteristik parket lantai yang tidak menyerap pemicu alergi seperti debu membuatnya sangat aman untuk anak. Jika memiliki hewan peliharaan dengan bulu yang mudah rontok seperti kucing dan anjing, parket lantai juga sangat cocok karena gampang dibersihkan. Parquet lantai dapat menjadi pilihan untuk mempercantik interior rumah. Bila Anda sedang mencari rumah yang bisa ditambah parquet lantai, cek lokasi rumah di Pamulang dibawah Rp450 jutaan di sini! Kelemahan Parquet Lantai Di balik segudang keunggulannya, parket lantai juga memiliki beberapa kekurangan yang perlu diperhatikan, antara lain 1. Butuh Pemeliharaan Rutin Karena memiliki bahan dasar kayu, parket lantai perlu mendapatkan pemeliharaan rutin agar kondisinya tetap terjaga. Dalam jangka waktu tertentu jangan lupa untuk mengamplas dan memoles kayu. Hal ini penting dilakukan terlebih bagi jenis parket kayu solid untuk memperpanjang usia pakainya. 2. Risiko Lembap Jenis parket kayu solid sangat berisiko untuk menjadi lembap karena terbuat dari kayu asli. Jika tidak dijaga, kayu mungkin saja berjamur dan hal ini tentu berbahaya bagi keluarga. Untuk mengatasinya, segera bersihkan segala cairan yang tumpah ke lantai dan cobalah menjaga kelembapan suhu ruang. Selain itu, untuk jenis parket laminate, sebaiknya hindari membersihkan lantai dengan alat pel uap. Panas yang tinggi pada alat dapat memecah lapisan pelindung parket sehingga tidak tahan air. 3. Mudah Tergores Benda Tajam Tidak seperti keramik, parket lantai kayu yang tergores akan meninggalkan bekas yang cukup terlihat dan sulit dikembalikan seperti semula. Karena itu sebaiknya hindari menggunakan sepatu hak tinggi yang lancip pada lantai kayu. Selain itu hindari menggeser langsung perabotan karena dapat meninggalkan bekas goresan. Tonton video yang informatif berikut ini untuk mengetahui cara mendekorasi rumah ala scandinavian yang instagramable! Cara Merawat Parquet Lantai Kini Anda telah mengetahui keunggulan dan kelemahan dari parket lantai. Agar usia pemakaian semakin panjang, ada beberapa hal yang perlu dipelajari dalam merawat parket lantai. Pertama, dalam membersihkan parket sebaiknya jangan menuang langsung cairan pembersih ke lantai. Hindari juga menggunakan cairan yang mengandung amonia dan pemutih karena dapat merusak lapisan parket kayu Anda. Sebaiknya gunakan pembersih dengan bahan-bahan alami. Cara selanjutnya, buatlah jadwal rutin untuk menata ulang perabotan pada lantai dengan parket kayu. Tekanan dari benda secara terus menerus dapat menimbulkan cacat atau goresan di lantai. Untuk meminimalisirnya, Anda juga memberikan alas karpet pada perabot berujung tajam seperti meja. Jangan lupa untuk rajin memotong kuku dari hewan peliharaan Anda agar tidak menggaruk parket lantai. Anda dapat menyediakan alat khusus bagi hewan peliharaan untuk mengasah kuku mereka. Itulah pembahasan lengkap mengenai jenis-jenis parket lantai dan cara merawatnya. Semoga pembahasan di atas dapat membantu Anda dalam memilih parket lantai yang tepat untuk menghias rumah. Hanya yang percaya Anda semua bisa punya rumah Tanya Tanya ambil keputusan dengan percaya diri bersama para pakar kami Pemasangan parket khususnya kayu solid lebih rumit dibandingkan dengan jenis lantai lainnya sehingga biaya pemasangannya pun cukup mahal. Jika Anda berencana untuk lebih hemat, bisa memasangnya sendiri dengan mempersiapkan bahan dan peralatan yang dibutuhkan. Pelajari juga cara pasang parket sendiri yang benar seperti berikut. Cara Pasang Parket Sendiri dan Peralatan yang Dibutuhkan 1. Mempersiapkan bahan dan peralatan Bahan parket kayu solid Parket kayuDempul kayuSanding sealer dan bahan finishing lainnyaLem kayu Peralatan SapuGergajiScapLapBenangRoll catPakuAmplas 2. Mempersiapkan lantai dasar Lakukan pengukuran ketinggian lantai untuk disesuaikan dengan posisi pintu menggunakan benang. Perlu diingat bahwa ketinggian lantai nantinya akan bertambah setelah dipasang parket. Jadi pastikan ketinggiannya pas untuk nanti lantai parket yang dipasang tidak membuat pintu macet karena terganjal ketinggian lantai. Kemudian ratakan permukaan lantai yang akan menjadi dasar pemasangan parket. Gunakan sapu untuk membersihkan lantai dari debu atau kotoran seperti remah-remah tembok lainnya. Pastikan lantai dasarnya bersih dan tidak ada cekungan di seluruh permukaan lantai. 3. Cara pasang parket sendiri Jika lantai sudah siap, maka saatnya untuk melumuri permukaan lantai dengan lem. Anda bisa memulainya dari bagian tengah kemudian pinggir. Tuang lem secukupnya, jangan terlalu sedikit dan jangan terlalu banyak. Ratakan lem kayu pada lantai dasar sebelum dipasang parket. Selanjutnya mulai memasang parket kayu satu persatu dengan memperhatikan sistem penguncian pada setiap lempengan parket. Di bagian sisi parket dapat diberi lem kayu untuk merekatkan satu lempengan dengan lempengan lainnya. Pemasangan parket yang mudah bisa menggunakan teknik seperti menyusun batu bata dinding. Namun ada lagi metode pemasangan parket seperti mozaik dan herringbone. Pastikan penyusunan parket rapi mengikuti benang yang sudah dipasang. Baca Juga Daftar Harga Keramik di Pasaran 4. Finishing Setelah pemasangan parket sudah selesai, maka lanjut ke proses finishing. Proses ini biasanya dilakukan pada hari berikutnya setelah semua lantai tertutup parket untuk menunggu lem benar-benar kering. Mulai dengan mengamplas permukaan lantai parket agar permukaan parket menjadi lebih halus. Biasanya untuk pengamplasan menggunakan bantuan mesin yang disebut dengan sanding machine. Tips memasang parket di rumah agar hasilnya bagus, Anda harus memperhatikan pola dari serat kayu untuk pengamplasan. Lanjut ke tahap coating kayu yang terdiri dari base coat, main coat, dan top coat. Base coat Tahap ini dilakukan dengan pendempulan parket untuk menutup pori-pori kayu. Anda bisa melapisinya dengan coat menggunakan roll cat atau kape. Setelah itu, amplas lagi dan ulangi prosesnya hingga pori-pori kayu tertutup sempurna. Main coat Pada parket kayu yang memiliki pori-pori besar perlu dilapisi dengan main coat menggunakan bahan wood stain. Tunggu sekitar 20 menit dan ulangi proses pelapisan main coat hingga warna kayu bagus atau sesuai selera. Jika ingin warna berbeda dari warna alami kayu, bisa dilanjutkan dengan coloring. Top coat Terakhir adalah melapisi parket kayu dengan top coat sebagai lapisan pelindung untuk lantai parket. Coat ini warnanya bening dan akan membuat lantai Anda lebih glossy. Itulah beberapa tahapan yang diperlukan untuk memasang parket. Cara pasang parket sendiri juga dilakukan dengan tahapan-tahapan yang sama seperti di atas. Jika Anda tidak bisa pasang atau tidak memiliki peralatannya, bisa menggunakan jasa pasang parket. Dimana mendapatkan jasa pasang parket yang bagus? Anda bisa mencarinya di dengan mengisi kolom pencarian sesuai layanan jasa yang dibutuhkan. Nanti akan dimunculkan beberapa pilihan yang relevan. Jangan lupa download juga aplikasi Suwun di Play Store atau App Store.