Keberadaan Apoteker di Puskesmas Tingkatkan Kualitas Hidup Pasien dan Turunkan Biaya Berobat 8 November 2020. Dr. Shah memberikan perspektif unik tentang inovasi dalam perawatan kesehatan hari ini. Apoteker seharusnya bisa lebih berperan di era revolusi industri 4.0 dan ikut bersama tim kesehatan lainnya dalam satu aplikasi digital. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin melakukan inovasi terhadap alat USG di 10 ribu Puskesmas Indonesia. Sebab, kanker payudara dan jantung menjadi dua penyakit yang paling banyak angka Dalam menentukan kesesuaian jenis obat dalam terapi penyakit yang dibutuhkan maka harus tetap mengacu pada pedoman pengobatan yang sering digunakan oleh dokter di puskesmas dengan cara membuat daftar obat yang digunakan dalam terapi, serta membuat daftar obat yang tersedia di puskesmas (Satibi, 2014). Beranda PENGGUNAAN IT Inovasi Apoteker On Call Puskesmas Gunung Putri Puskesmas Gunung Putri yang letaknya di pusat kota dengan jumlah kunjungan apsien cukup tinggi mengalami beberapa permasalahan terkait layanan kefarmasian. Setiap harinya puluhan orang mengantri untuk mendapatkan obat di Puskesmas. Apoteker perlu merumuskan strategi dan inovasi dalam menghadapi pandemi ini untuk memberikan pelayanan kefarmasian kepada masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak, pelayanan Dengan aplikasi SIMOKU yang digunakan di seluruh Puskesmas di Kabupaten Kulon Progo dan Instalasi Farmasi Kabupaten Kulon Progo, maka pengelolaan obat di semua Puskesmas mempunyai standar yang sama. Semua transaksi dijalankan dengan aplikasi. Pengelola Obat sebagai operator. PANDEGLANG, POSKOTA.CO.ID - Petugas Puskesmas Pagelaran, Pandeglang, melakukan Penyelidikan Epidemiologi (PE) terhadap munculnya kasus penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) yang menyerang sejumlah warga di Desa Montor.. Dari hasil PE tersebut, jumlah warga yang terserang DBD bukan hanya 5 orang, tapi sebanyak 7 orang selama kurun waktu pekan terakhir ini. menerapkan Standar Pelayanan Kefarmasian di Puskesmas, yang merupakan tolak ukur dn pedoman penyelenggaraan pelayanan kefarmasian di Puskesmas oleh tenaga kefarmasian (Kemenkes RI, 2016). Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran kinerja apoteker di Puskesmas Kota Banjarmasin dalam melakukan pelayanan farmasi klinik. Membuat pemetaan kebutuhan Apoteker dan Tenaga Teknis Kefarmasian (TTK) yang disertai dengan analisa jabatan dan analisa beban kerja di puskesmas kepada kepala daerah melalui BKD kab/kota. Mengusulkan ke dinkes provinsi mengenai kebutuhan pembiayaan tugas belajar untuk TTK dalam rangka melanjutkan pendidikan Apoteker. Kegiatan Optimalisasi Peran Apoteker sebagai Agent of Change GeMa CerMat ini diselenggarakan selama 3 hari secara intensif pada tanggal 7-9 Oktober 2019, dihadiri oleh 124 peserta, yang terdiri atas 100 orang Apoteker Agent of Change GeMa CerMat, perwakilan Pengurus Pusat Ikatan Apoteker Indonesia, Pengurus Daerah Ikatan Apoteker Indonesia DI Yogyakarta dan peserta pusat. OKnGPo.